Minyak Cengkeh untuk Jamur Kuku
Campuran minyak atsiri antijamur yang dipasarkan sebagai obat alternatif sering kali mengandung minyak cengkih untuk jamur kuku. Populer selama ratusan tahun, cengkih adalah tanaman asli
Indonesia dan paling dikenal sebagai bumbu aromatik yang digunakan dalam pai labu dan roti jahe. Terlepas dari kegunaan kuliner yang terkenal, cengkeh secara tradisional telah digunakan secara medis
sebagai antiseptik, antibakteri, anestesi lokal, pereda mual dan muntah, bantuan pencernaan, anti-inflamasi, dan bahkan afrodisiak. Rempah-rempah tersebut sekarang ditanam di tempat lain, khususnya
Afrika dan Madagaskar, dan diekspor ke seluruh dunia. Cengkeh utuh adalah kuncup kering dari pohon minyak atsiri untuk doa Syzygium aromaticum, sedangkan minyak atsiri dibuat dari daun tanaman yang sama.
Sifat antiseptik yang terkenal membuat para peneliti bertanya-tanya apakah mereka dapat menggunakan Syzygium aromaticum untuk jamur kuku dan sebagai antijamur dalam aplikasi lain. Pengujian laboratorium telah mengkonfirmasi bahwa ekstrak tumbuhan membunuh ragi dan jamur dalam larutan, dan percobaan dengan tumbuhan juga menunjukkan sifat antijamur - semua tanda positif bahwa minyak cengkeh untuk jamur kuku adalah ide yang bagus. Minyak murni, bagaimanapun, sangat kuat dan dapat menyebabkan dermatitis atau luka bakar jika dioleskan langsung ke kulit. Untuk alasan ini, dan karena sejumlah herba aromatik lainnya telah terbukti memiliki kemampuan antijamur, sebaiknya gunakan minyak cengkih yang dicampur dengan sari tumbuhan lainnya.
Tanaman di alam telah mengembangkan cara mereka sendiri untuk melawan jamur di lingkungan yang akan menyerang dan membunuh mereka. Nilai Syzygium aromaticum untuk jamur kuku tidak diragukan lagi muncul dari kebutuhan tanaman itu sendiri untuk melindungi dirinya dari serangan jamur. Ini adalah proses alam yang dapat dengan mudah kita manfaatkan. Memproses tanaman untuk menghasilkan minyak cengkih pekat untuk jamur kuku memberikan persiapan yang lebih manjur - terapi alami dan tampaknya efektif untuk masalah membandel yang tampaknya mengganggu lebih banyak orang. Bagi banyak orang, jenis pendekatan ini lebih disukai daripada menggunakan obat resep mahal yang memiliki reputasi menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan dan terkadang berbahaya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak cengkeh untuk jamur mungkin sangat efektif melawan Candida, jamur yang menyebabkan infeksi kuku serta infeksi vagina dan sariawan. Namun, pengujian klinis pada pasien manusia masih kurang, sehingga tidak ada pernyataan pasti yang dapat pembersih wajah minyak dibuat, dan individu harus selalu berkonsultasi dengan profesional medis daripada mendiagnosis diri sendiri dan menangani masalah kesehatan. Tidak terkecuali infeksi jamur kuku: banyak kondisi yang dapat menyebabkan kuku berubah bentuk atau berubah warna dan penting untuk mendapatkan diagnosis profesional agar perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi spesifik. Jika dokter Anda mendiagnosis infeksi jamur kuku, maka Anda dapat mempertimbangkan minyak herbal esensial termasuk Syzygium aromaticum untuk jamur kuku.
Comments
Post a Comment